"Dari seluruh penjuru muara, hatimu adalah rumah pemberhentianku. Tempat bertemunya bahagia juga sedihku."
Minggu, 13 Januari 2013
Quote
Jumat, 11 Januari 2013
So Far Away
Never feared for
anything. Never shamed but never free
A laugh that healed the broken heart
With all that it could. Lived a life so endlessly
Saw beyond what others see. I tried to heal your broken heart
With all that I could. Will you stay?
Will you stay away forever?
How do I live without the ones I love?
Time still turns the pages of the book it's burned
Place and time always on my mind. I have so much to say but you're so far away.
Plans of what our futures hold. Foolish lies of growing old
It seems we're so invincible. The truth is so cold.
A final song, a last request. A perfect chapter laid to rest
Now and then I try to find. A place in my mind
Where you can stay. You can stay away forever.
Sleep tight I'm not afraid.
The ones that we love are here with me.
A laugh that healed the broken heart
With all that it could. Lived a life so endlessly
Saw beyond what others see. I tried to heal your broken heart
With all that I could. Will you stay?
Will you stay away forever?
How do I live without the ones I love?
Time still turns the pages of the book it's burned
Place and time always on my mind. I have so much to say but you're so far away.
Plans of what our futures hold. Foolish lies of growing old
It seems we're so invincible. The truth is so cold.
A final song, a last request. A perfect chapter laid to rest
Now and then I try to find. A place in my mind
Where you can stay. You can stay away forever.
Sleep tight I'm not afraid.
The ones that we love are here with me.
Lay away a place for me. 'Cause as soon as I'm done I'll be on my way to live eternally
I love you, you were ready, the pain is strong and urges rise
But I'll see you when He let's me. Your pain is gone, your hands untied so far away. And I need you to know.
I love you, you were ready, the pain is strong and urges rise
But I'll see you when He let's me. Your pain is gone, your hands untied so far away. And I need you to know.
Rabu, 12 Desember 2012
Rasa Hancur Itu..
Kadang aku
benci dengan diriku sendiri
Mengapa aku
tidak bisa seperti mereka?
Mengapa aku
tidak sekuat mereka?
Mengapa aku
tidak bisa bertahan lebih lama?
Dan mengapa
aku terlalu mudah terkalahkan?
Hold on,
survive atau apalah itu. Aku muak dengan kata-kata itu!
Berkali-kali
jatuh dan berkali-kali juga mencoba bangkit walau terseok
Lelah menyuruhku
berhenti
Namun aku
tahu belum saatnya aku berhenti
Entahlah,
aku tidak tahu lagi bagaimana caranya harus meyakinkan diriku sendiri jika aku
bisa
Mungkin aku
harus berjuang sekali lagi.
Duniaku Bukan Hanya Tentang 'aku'
Bukankah
hidup itu terus berjalan? Ya layaknya waktu, tak pernah berhenti sedetik pun,
entah itu secepat kedipan mata ataukah secepat hembusan nafas. Dan tak akan
pernah bisa terulang, sekeras apapun usaha kita untuk kembali ke yang lalu.
Layaknya aku dan kamu, kita punya kehidupan masing-masing yang harus dijalani,
aku dengan hidupku dan kamu dengan hidupmu.
Tapi ada
satu bagian yang terpenting menurutku. Dimana saat ini aku akan berbagi dunia
denganmu, dunia yang sederhana, namun tetap istimewa untukku.
Dilembar baru
kehidupanku yang sebelumnya hanya terisi ‘aku’, kini akan aku isi juga
tentangmu dan akan aku bagi untukmu, tak perduli bagaimanapun itu, duniaku saat
ini juga adalah bagian dari duniamu.
Duniaku
memang tak hanya terisi tentang aku, terlalu menjenuhkan pasti. Aku hanya ingin
tetap ada kamu sebagai pelengkap kisahku sampai kapanpun itu...
Selasa, 11 Desember 2012
Kaulah Sosok Itu
Malam ini
tidak seperti biasanya
Tanpa rintik
hujan yang menemani
Tanpa bau
khas tanah yang menenangkan
Aku tertunduk
lesu
Kemana hujan
itu?
Bahkan teduh
pun enggan datang
Terlebih pelangi
yang sama sekali tak ingin menampakkan diri
Kita memang
berpijak di bumi yang sama
Hanya saja tempat
kita berbeda
Disini aku
bertarung dengan rasa rindu yang sedemikian hebatnya untukmu
Meraba tawamu,
candamu dan guyonan khasmu
Aku memejamkan
mata sesekali
Demi merasakanmu
Entahlah,
tapi menghabiskan waktu bersamamu membuatku benar-benar merasa utuh
Tatapan itu
meyakinkanku
Kaulah lelaki
itu...
Kamis, 06 Desember 2012
Tulisan Ini Untukmu (Lagi)
Tahukah
kamu rasanya jadi aku saat malam itu? Ditemani dan disaksikan ribuan bintang,
bahkan bulan pun ikut tersenyum melihat rona bahagia diwajahku. Lagi lagi kamu
yang berhasil membuat semburat bahagia itu. Darahku berdesir saat kau ucapkan
kalimat itu “Do you love me?” Sederhana namun diam-diam aku meyakininya.
Aku tertegun memandangmu, namun tak bisa ku tutupi bahwa aku memang telah
menyayangimu. Sangat.....
Terima kasih
telah menjadi pelengkap dihidupku, dan terima kasih atas sajak indah yang kau ucapkan
untukku. “You are the only one
that i want”
Untukmu,
Arlandy Ghiffari
Selasa, 04 Desember 2012
Tulisan Ini Untukmu
Entah karena
rintiknya, ataupun entah itu karena kamu
Bulir hujan
itu menjatuhkan setiap rindu dan kenangan akan kamu
Dan sekali
lagi, hujan kali ini mengingatkan aku tentangmu
Pada satu
candu emosi yang saling bersautan meneriakkan namamu
Lalu hingga
hari-hari selanjutnya hujan ini masih indah dikenang
Seperti biasa,
tulisan ini masih bertemakan tentang kamu
Tentang bagaimana
durasi itu mendekatkan kita
Tentang bagaimana hujan itu menggoreskan semburat rona
wajahmu
Entahlah,
aku tak paham mengapa rasa ini selalu meluap saat menggemakan namamu
Apapun itu
dan bagaimanapun itu, aku hanya ingin diam dalam kamu.
Langganan:
Postingan (Atom)






